KITAB NIAT INGSUN NGAJI PONDOK PESATREN AL IHYA ULUMADDIN KESUGIHAN | PP...

Baitul Muttaqin
0

Intisari Ajaran Tauhid dalam Kitab "Niyat Ingsung Ngaji"

Karya: Romo KH. Badawi Khanafi

Kitab ini merupakan panduan mendasar bagi para penuntut ilmu (santri) dalam menata niat dan memahami fondasi keislaman. Menuntut ilmu, atau dalam bahasa Jawa disebut ngaji, bukan sekadar aktivitas intelektual, melainkan upaya menularkan pengetahuan dan mempelajari kebenaran agama Islam yang diridai Allah SWT dan Rasul-Nya.

1. Hakikat Menuntut Ilmu dan Rukun Islam

Inti dari ngaji adalah menyelaraskan diri dengan ajaran Al-Qur'an, Hadis, serta pemahaman para sahabat, tabiin, dan ulama salaf. Keislaman seseorang tidak hanya ada di pikiran, tetapi harus mencakup tiga dimensi: diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dibuktikan melalui tindakan.

Bukti nyata dari komitmen ini adalah menjalankan lima rukun Islam:

  1. Membaca dua kalimat Syahadat.

  2. Melaksanakan salat lima waktu dengan tertib syarat dan rukunnya.

  3. Menunaikan zakat.

  4. Menjalankan ibadah puasa Ramadan.

  5. Melaksanakan haji ke Baitullah bagi yang mampu.

2. Kesadaran sebagai Hamba (Ngéngér)

Dalam pandangan KH. Badawi Khanafi, memeluk Islam berarti memposisikan diri sebagai "hamba yang mengabdi" (ngéngér) kepada Allah. Kesadaran ini muncul dari fakta bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan dan dicukupi segala kebutuhannya oleh Allah—mulai dari dalam kandungan hingga hidup di bumi dengan fasilitas air, udara, cahaya matahari, dan bumi tempat berpijak.

Sebagai bentuk pengabdian, manusia wajib bekerja dan berperilaku sesuai aturan Allah. Akhir dari pengabdian ini adalah kembali kepada Sang Pencipta:

  • Balasan Surga: Bagi mereka yang bekerja dengan benar sesuai hukum Tuhan (hidup nyaman, mulia, dan bahagia selamanya).

  • Balasan Neraka: Bagi mereka yang lalai dan tidak patuh pada aturan Tuhan (tempat kesengsaraan yang kekal).

3. Ma’rifat: Mengenal Allah dan Rasul-Nya

Kewajiban utama seorang Muslim (mukallaf) adalah mencapai ma’rifat, yaitu keyakinan yang kokoh dan benar dalam hati tentang Allah dan Rasul-Nya berdasarkan dalil yang rasional.

Mengenal Allah: Allah adalah Dzat Tunggal yang wajib adanya, memiliki sifat sempurna, tidak memiliki kekurangan, dan tidak bisa diserupakan dengan apa pun (tidak berwarna, tidak berbentuk, dan tidak bertempat). Keberadaan Allah dapat dibuktikan melalui akal dengan melihat "kebaruan" alam semesta. Karena alam ini berubah (diam, bergerak, siang, malam), maka pasti ada "Pencipta" yang tidak sama dengan ciptaan-Nya.

Mengenal Rasul: Rasul adalah manusia laki-laki merdeka yang sempurna lahir batin, terbebas dari cela, dan menerima wahyu. Panutan kita adalah Nabi Muhammad SAW, putra Abdullah dan Aminah dari suku Quraisy. Beliau membawa risalah Islam yang diteruskan secara berantai melalui para sahabat, tabiin, hingga para ulama di berbagai pesantren (seperti Al-Ihya ‘Ulumaddin dan lainnya).

4. Konsep Akidah 50 dan 62 (Mu'taqod)

Kitab ini merinci secara mendalam tentang Aqaidul Iman yang wajib diketahui setiap Muslim, yang terangkum dalam kalimat Laa ilaha illallah Muhammadur Rasulullah:

  • Sifat Allah (50 Mu'taqod): Terdiri dari 20 Sifat Wajib (seperti Wujud, Qidam, Baqo), 20 Sifat Mustahil, 1 Sifat Jaiz (Allah bebas berkehendak menciptakan atau tidak menciptakan alam), dan rincian logis lainnya.

  • Sifat Rasul: Shidiq (Benar), Amanah (Terpercaya), dan Tabligh (Menyampaikan). Serta sifat Jaiz bagi Rasul yaitu mengalami sifat kemanusiaan (makan, minum, sakit) namun tetap dalam derajat kenabian.

Jika dijabarkan lebih luas berdasarkan makna kemandirian Allah (Istighna) dan ketergantungan seluruh makhluk kepada-Nya (Iftiqor), jumlah poin keyakinan ini bisa mencapai 62 Mu'taqod. Semua ini tercakup dalam rukun iman yang empat: iman kepada Nabi, Malaikat, Kitab-kitab samawi, dan Hari Akhir.


Kesimpulan

Kitab ini mengajarkan bahwa beragama dimulai dari niat yang benar, dilanjutkan dengan mengenal Tuhan secara logis dan spiritual, serta diakhiri dengan ketundukan total dalam menjalankan syariat.

Post a Comment

0 Comments

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

3/related/default